Jumat, 18 Juli 2014

Allah Bangkit

Allah Bangkit

kerahkanlah kekuatanMu ya Allah
tunjukanlah kuasaMu ya Tuhan
serakkan musuhMu
slamatkanlah umatMu
Allah dahsyat ditempat kudusNya

Allah bangkit bersoraklah Hei....
Allah bangkit bersoraklah bernyayilah
musuh dikalahkan umatNya dibebaskan
Allah dahsyat ditempat kudusNya

Allah Sanggup

Allah Sanggup

apa yang tak pernah dilihat mata
yang tak pernah didengar telinga

yang tak pernah timbul didalam hati
smua disediakan,
bagi yang mengasihi Dia

Allah sanggup melakukan segala perkara
dulu sekarang dan slamanya
kuasaNya tidak berubah

Allah sanggup melakukan segala perkara
dulu sekarang dan slamanya
kuasaNya tak berubah

Sabtu, 12 April 2014

Enterprise Resource Planning & Bab 1

ANALISA DAN PENELITIAN
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
Topik-topik Lanjutan Sistem Informasi
Penulisan ilmiah
Semester Genap 2013/2014

Oleh

Yoga Sena                               1501209490

06PJM



binus logo
Bina Nusantara University
Jakarta
2014

ANALISA DAN PENELITIAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)

 

 

Abstrak


TUJUAN PENULISAN, ialah membahas konsep enterprise resource planning serta penerapan  enterprise resource planning diberbagai perusahaan it untuk menghasilkan sebuah pengetahuan tentang sampah elektronik dan sebuah solusi dan pendekatan enterprise resource planning yang berbuah manfaat dan hasil bagi perusahaan yang sudah memakai prinsip enterprise resource planning.


METODOLOGI ANALISA yang di gunakan terdiri dari 1 metode, yaitu Metodologi analisis sistem berjalan. Metodologi analisis sistem berjalan hal yang dilakukan meliputi survey ke berbagai perusahaan it yang sudah melakukan enterprise resource planning , mencari informasi tentang enterprise resource planning, melakukan wawancara dan studi pustaka.


HASIL YANG INGIN DICAPAI penulis ingin memberikan pemahaman konsep tentang enterprise resource planning dan tata cara penerapan baik solusi maupun pendekatan masalah enterprise resource planning di berbagai perusahaan it agar bisa memanfaatkan sampah elektronik untuk didaur ulang  agar tidak menjadi sampah elektronik dan menciptakan kehidupan linkungan yang berkelanjutan.


SIMPULAN penelitian yang dilakukan penulis adalah untuk mengetahui applikasi enterprise resource planning mengapa applikasi tersebut mampu meningkatkan kinerja perusahaan serta mencari tahu bagaimana cara menerapkan applikasi di suatu perusahaan serta langkah – langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan enterprise resource planning pasa suatu perusahaan

Kata Kunci
Analisis, penelitian, konsep, penerapan , enterprise resource planning



BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
Sejak diusulkan sekitar tahun 1960an, sistem ERP telah mengalami evolusi yang cukup drastic hingga mencapai bentuk seperti yang sekarang ini dikenal.
Cikal bakal sistem ERP adalah konsep Material Requirement Planning (MRP) atau perencanaan kebutuhan material, yang merupakan kelanjutan dari proses pengelolaan bill of material (BOM) atau daftar kebutuhan maretial yang harus diseakan untuk proses suatu prosuk tertentu. Perintis MRP memikirkan sebuah metode untuk mengelola order material dan komponennya, yang kahirnya dikenal dengan konsep MRP.
Konsep MRP kemudia dengan cepat berkembang, lebih dari sekedar mengelola order dengan lebih baik. Dari berbagai implem,entasi akhirnya disadari bahwa MRP dapat dimanfaatkan untuk member sinyal, kapn harus melakukan order ulang yang dikenal dengan Close Loop MRP.
Kemudian dasar ERP diturunkan dari MRP II, tetapoi proses bisnisnya diperluas dan lebih sesuai diterapkan pada kondisi perusahaan yang memiliki beberapa unit bisnis. Dengan sistem ERP, maka integrasi keuangan lebih ditekan, alat bantu rantai pasok, dukungan atas binis melintas batas fungsi organisasi, bahkan melintas antar perusahaan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Tujuan utama implementasi sistem ERP adalah agar perusahaan dapat menjalankan binis dalam kondisi yang cepat berubah dan sangat kompetitif, dan jauh lebih baik dari sebelumnya
Sistem Extended ERP (ERP II) mulai diluncurkan sekitar tahun 2000an. Sistem ERP II ini disebut Extended ERP, karena merupakan perluasan dari fungsi – fungsi yang ada pada sistem ERP, yaitu mencakup fungsi-fungsi yang dapat menjebatani komunikasi dengan supplier dan konsumen. Sistem Extendewd ERP ini tidak hanya berfokus pada konsumen, proses produksi, transaksi real time, management asset perusahaan, bahkan berfokus pada usaha optimasi seluruh jaringan bisnis, termasuk integrasi dengan supplier.




1.1  Ruang Lingkup
Dalam penulisan yang bertemakan Enterprise Resource Planning ini penulis menentukan beberapa poin penting untuk dijadikan ruang lingkup penelitian. Ada pun beberapa ruang lingkup tersebut adalah :
1.    Sejarah ERP
Di dalam ruang lingkup ini penulis akan membahas sejarah ERP pertama kali muncul ada pun sejarah yang sudah penulis ceritakan di latar belakang hanyalah sebagian kecil dari sejarahnya yang akan dibahas lebih.

2.    Aplikasi Sisterm ERP
Di ruang lingkup ini penulis akan menjelaskan lebih detail tentang pengertian dan dampak buruk dari E-Waste tersebut, sehingga nantinya pembaca karya ilmiah ini dapat menyadari betapa pentingnya pengaplikasian green computing dalam mengolah limbah peralatan ICT.

3.    Implementasi Sistem ERP
Pada tahapan implementasi, difokuskan untuk dapat menyelesaikan target dalam stratedi visi, termasuk merancang implementasi, membangun implementasi , dan menyebarkan implementasi kepada pihak pengguna terkait.






1.2  Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari Enterprise Resource Planning (ERP) adalah:
1.      Memproses sebagian besar dari transaksi perusahaan
2.      Menggunakan database perusahaan yang secara tipikal menyimpan setiap data sekali saja
3.      Memungkinkan akses data secara real time
4.      Memadukan sebagian besar dari proses bisnis
5.      Memungkinkan penyesuaian untuk kebutuhan khusus tanpa melakukan pemrograman kembali

Menurut James A O’Brien, Penerapan sistem ERP memiliki banyak manfaat, seperti sebagi berikut :
1.      Kualitas dan efisiensi. Sistem ERP dapat menciptakan kerangka kerja untuk mengintegrasikan dan meningkatkan proses bisnis internal perusahaan yang menghasilkan peningkatan signifikan dalam kualitas dan efisiensi layanan pelanggan, produksi dan distribusi.
2.      Penurunan biaya. Sistem erp dapat menurunkan biaya yang signifikan dalam pemrosessan transaksi dan hardware, software serta karyawan pendukung Teknologi informasi, jika dibandingkan dengan sistem yang tidak terintegrasi yang digantikan oleh sistem ERP.
3.      Pendukung keputusan. Sistem ERP dapat mempermudah tugas – tugas management sehari –hari dalam mempermudah pengambilan keputusan dan melakukan fungsi management yang meliputi diantaranya dibidang perncanaan, pengorganisasian, pengawasan dan pengendalian.
4.      Kelincahan perusahaan. Dalam mengimplementasikan sistem ERP dapat menghilangkan perbedaaan budaya antara departemen, sehingga data dapat diintegrasikan. Dan menghilangkan dinding department dan fungsi berbagai proses bisnis, sistem informasi dan sumberdaya informasi sehingga menghasilkan struktur organisasi.
5.      Sistem Terintegrasi. Sistem ERP menawarkan sistem terintegrasi dalam perusahaan, sehingga proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif dan efisien
6.      Sistem ERP menjamin seluruh aktivitas dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan misalnya fungsi pembelian harus melalui perhitungan perencanaan kebutuhan barang setelah itu order pembelian kemudian peneriamaan barang selanjutnya peengakuan hutang. Dengan demikian seluruh aktivitas dapat berjalan effisien dan effektif
7.      Sistem ERP mengendalikan seluruh proses bisnis dengan menggabungkan seluruh aktivitas masing-masing departemen dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan sistem yang terintegrasi dapat dihindari kebocoran, pemborosan, penyalahgunaan sumber daya perusahaan dan alokasi sumber daya yang tidak tepat.




1.3  Sistematika Penulisan                           
Penulisan karya ilmiah ini dijabarkan dalam empat bab yang terdiri dari:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Bab pertama ini menguraikan latar belakang penulisan Karya ilmiah, ruang lingkup yang berisi batasan pembahasan yang terdapat di dalam topik ini, tujuan dari penulisan dan manfaat apa saja yang diharapkan, metodologi pembuatan karya ilmiah, dan sistematika penulisan yang digunakan yang penulis gunakan.


BAB 2 : LANDASAN TEORI
            Bab kedua menguraikan mengenai pembahasan konsep dan landasan teori yang terbagi dalam teori-teori umum dan teori-teori khusus yang berhubungan dengan topik yang dibahas sebagai landasan dalam penulisan karya ilmiah Enterprise Resource Planning ini.

BAB 3 : PEMBAHASAN
Bab ketiga menguraikan mengenai pembahasan topik yang kami sajikan, di bab ketiga ini kami juga menjelaskan hasil penelitiian kami secara detail agar bisa dimengerti oleh pembaca

BAB 4 : KESIMPULAN DAN SARAN
Bab keempat merupakan bab penutup yang berisi kesimpulan dan saran yang telah diperoleh penulis dari hasil penelitian sesuai dengan topik yang diangkat, serta berisi saran-saran terhadap pihak yang terkait untuk manfaat dari sistem ERP bagi perusahaan.


Selasa, 09 April 2013

Support and Help Desk Management

PERFORMANCE SUPPORT
         Dukungan kinerja merupakan penerapan teknologi yang menyediakan link langsung ke kinerja. Pembelajaran yang paling efektif terjadi ketika pelatihan tertanam dalam pekerjaan yang perlu dilakukan. Konsultan Tercatat Gloria Gery mempelopori daerah ini dengan menekankan apa teknologi bisa lakukan untuk pelatihan, daripada apa yang sedang dilakukan dengan melalui buku-bukunya, Membuat CBT Terjadi (1987) dan Electronic Kinerja Dukungan Sistem (1991), baik dari Weingarten Publikasi di Boston

Bantuan Online
          Tujuan dari bantuan online adalah untuk membantu pengguna membantu diri mereka sendiri. Pengguna semakin pembelajar mandiri dan independen. Sebagian besar pengguna lebih memilih untuk mencari tahu masalah mereka sendiri jika mereka bisa melakukannya dengan cepat. Pilihan pertama Hampir semua orang untuk bantuan akan menjadi tutor yang muncul hanya pada waktu yang tepat untuk segera membantu memecahkan masalah. Karena itu adalah solusi mahal dan tidak realistis, sebagian besar individu menggunakan fungsi bantuan online ketika mereka percaya hal itu akan memberikan bantuan.
 

Expert Systems
            Ketika pengetahuan berbasis aturan, aturan dapat otomatis. Sistem pakar adalah sebuah program komputer yang menggabungkan pengetahuan seorang ahli atau sekelompok ahli pada topik tertentu dan memungkinkan pengguna untuk secara sistematis mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan

Database
            Tujuan dari database tersebut tidak hanya untuk menciptakan sebuah gudang informasi tetapi untuk melacak berbagai kebijaksanaan, pengalaman, dan cerita yang terdiri dari informasi.


Hypermedia
             Hypermedia adalah cara mengakses teks serta gambar, video, dan audio informasi. Istilah hiper berarti lebih atau di atas. Salah satu cara untuk menggambarkan hypermedia adalah bahwa hal itu adalah perangkat lunak yang duduk di atas perangkat lunak aplikasi. Ini menyediakan fungsi navigasi yang independen dari aliran sekuensial teks. Mempekerjakan perintah hypermedia memungkinkan pengguna untuk mengambil beberapa, rute alternatif melalui informasi, tergantung pada kebutuhan khusus mereka.
 

Help Desk Teknologi
              Secara tradisional, tanggung jawab Help Desk agen adalah untuk menanggapi pertanyaan pengguna secara real time melalui telepon. Pengguna menjelaskan masalah atau masalah, dan agen merespon. Mungkin tantangan terbesar untuk Help Desk dengan banyak pengguna yang menangani infus besar panggilan yang diterima setiap hari, sering dengan pengguna menelepon pada waktu yang sama (waktu puncak) atau dengan masalah yang sama. Semakin juga, pengguna membutuhkan dukungan 7/24 (tujuh hari seminggu, 24 jam sehari). Untuk menanggapi masalah ini, berbagai pilihan teknologi yang ada, mulai dari panggilan, pusat teknologi ke Komputer-Telephony Integrasi ke Web-enabled dukungan.


Hubungi Technology Center
            Sebuah teknologi yang relatif sederhana yang mulai menangani volume tinggi panggilan adalah call center teknologi. Dalam yang paling mudah untuk memahami bentuk, sebut rute pusat teknologi panggilan secara round-robin untuk agen pusat bantuan itu. Namun, Computer-Telephony Integration (CTI), Interactive Voice Response (IVR), dan Web yang mengubah definisi dasar dari sebuah call center. Beberapa call center yang sekarang disebut pusat kontak karena mereka juga tangkas faks, e-mail, dan hits situs Web