ANALISA DAN PENELITIAN
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
Topik-topik Lanjutan Sistem Informasi
Penulisan ilmiah
Semester Genap 2013/2014
Oleh
Yoga Sena 1501209490
06PJM

Bina
Nusantara University
Jakarta
2014
ANALISA DAN PENELITIAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
Abstrak
TUJUAN PENULISAN, ialah membahas konsep enterprise resource planning serta
penerapan enterprise resource planning diberbagai perusahaan it untuk menghasilkan
sebuah pengetahuan tentang sampah elektronik dan sebuah solusi dan pendekatan enterprise resource planning yang
berbuah manfaat dan hasil bagi perusahaan yang sudah memakai prinsip enterprise resource planning.
METODOLOGI ANALISA yang di gunakan
terdiri dari 1 metode, yaitu Metodologi analisis sistem berjalan. Metodologi analisis sistem berjalan
hal yang dilakukan meliputi survey ke berbagai perusahaan it yang sudah
melakukan enterprise resource planning
, mencari informasi tentang enterprise
resource planning, melakukan wawancara dan studi pustaka.
HASIL YANG INGIN DICAPAI penulis ingin
memberikan pemahaman konsep tentang enterprise
resource planning dan tata cara penerapan baik solusi maupun pendekatan
masalah enterprise resource planning di
berbagai perusahaan it agar bisa memanfaatkan sampah elektronik untuk didaur
ulang agar tidak menjadi sampah elektronik
dan menciptakan kehidupan linkungan yang berkelanjutan.
SIMPULAN penelitian yang dilakukan penulis adalah
untuk mengetahui applikasi enterprise
resource planning mengapa applikasi tersebut mampu meningkatkan kinerja
perusahaan serta mencari tahu bagaimana cara menerapkan applikasi di suatu
perusahaan serta langkah – langkah apa saja yang harus dilakukan untuk
mengimplementasikan enterprise resource
planning pasa suatu perusahaan
Kata Kunci
Analisis, penelitian, konsep, penerapan
, enterprise resource planning
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sejak
diusulkan sekitar tahun 1960an, sistem ERP telah mengalami evolusi yang cukup
drastic hingga mencapai bentuk seperti yang sekarang ini dikenal.
Cikal
bakal sistem ERP adalah konsep Material Requirement Planning (MRP) atau
perencanaan kebutuhan material, yang merupakan kelanjutan dari proses
pengelolaan bill of material (BOM) atau daftar kebutuhan maretial yang harus
diseakan untuk proses suatu prosuk tertentu. Perintis MRP memikirkan sebuah
metode untuk mengelola order material dan komponennya, yang kahirnya dikenal
dengan konsep MRP.
Konsep
MRP kemudia dengan cepat berkembang, lebih dari sekedar mengelola order dengan
lebih baik. Dari berbagai implem,entasi akhirnya disadari bahwa MRP dapat
dimanfaatkan untuk member sinyal, kapn harus melakukan order ulang yang dikenal
dengan Close Loop MRP.
Kemudian
dasar ERP diturunkan dari MRP II, tetapoi proses bisnisnya diperluas dan lebih
sesuai diterapkan pada kondisi perusahaan yang memiliki beberapa unit bisnis.
Dengan sistem ERP, maka integrasi keuangan lebih ditekan, alat bantu rantai
pasok, dukungan atas binis melintas batas fungsi organisasi, bahkan melintas
antar perusahaan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Tujuan
utama implementasi sistem ERP adalah agar perusahaan dapat menjalankan binis
dalam kondisi yang cepat berubah dan sangat kompetitif, dan jauh lebih baik
dari sebelumnya
Sistem
Extended ERP (ERP II) mulai diluncurkan sekitar tahun 2000an. Sistem ERP II ini
disebut Extended ERP, karena merupakan perluasan dari fungsi – fungsi yang ada
pada sistem ERP, yaitu mencakup fungsi-fungsi yang dapat menjebatani komunikasi
dengan supplier dan konsumen. Sistem Extendewd ERP ini tidak hanya berfokus
pada konsumen, proses produksi, transaksi real time, management asset perusahaan,
bahkan berfokus pada usaha optimasi seluruh jaringan bisnis, termasuk integrasi
dengan supplier.
1.1 Ruang Lingkup
Dalam
penulisan yang bertemakan Enterprise Resource Planning ini penulis menentukan
beberapa poin penting untuk dijadikan ruang lingkup penelitian. Ada pun
beberapa ruang lingkup tersebut adalah :
1.
Sejarah
ERP
Di dalam ruang lingkup ini penulis akan
membahas sejarah ERP pertama kali muncul ada pun sejarah yang sudah penulis
ceritakan di latar belakang hanyalah sebagian kecil dari sejarahnya yang akan
dibahas lebih.
2. Aplikasi Sisterm ERP
Di ruang lingkup ini
penulis akan menjelaskan lebih detail tentang pengertian dan dampak buruk dari E-Waste tersebut, sehingga nantinya
pembaca karya ilmiah ini dapat menyadari betapa pentingnya pengaplikasian green computing dalam mengolah limbah
peralatan ICT.
3.
Implementasi
Sistem ERP
Pada
tahapan implementasi, difokuskan untuk dapat menyelesaikan target dalam
stratedi visi, termasuk merancang implementasi, membangun implementasi , dan
menyebarkan implementasi kepada pihak pengguna terkait.
1.2 Tujuan dan Manfaat
Tujuan
dari Enterprise Resource Planning (ERP) adalah:
1. Memproses
sebagian besar dari transaksi perusahaan
2. Menggunakan
database perusahaan yang secara tipikal menyimpan setiap data sekali saja
3. Memungkinkan
akses data secara real time
4. Memadukan
sebagian besar dari proses bisnis
5. Memungkinkan
penyesuaian untuk kebutuhan khusus tanpa melakukan pemrograman kembali
Menurut
James A O’Brien, Penerapan sistem ERP memiliki banyak manfaat, seperti sebagi
berikut :
1. Kualitas
dan efisiensi. Sistem ERP dapat menciptakan kerangka kerja untuk
mengintegrasikan dan meningkatkan proses bisnis internal perusahaan yang menghasilkan
peningkatan signifikan dalam kualitas dan efisiensi layanan pelanggan, produksi
dan distribusi.
2. Penurunan
biaya. Sistem erp dapat menurunkan biaya yang signifikan dalam pemrosessan
transaksi dan hardware, software serta karyawan pendukung Teknologi informasi,
jika dibandingkan dengan sistem yang tidak terintegrasi yang digantikan oleh
sistem ERP.
3. Pendukung
keputusan. Sistem ERP dapat mempermudah tugas – tugas management sehari –hari
dalam mempermudah pengambilan keputusan dan melakukan fungsi management yang
meliputi diantaranya dibidang perncanaan, pengorganisasian, pengawasan dan
pengendalian.
4. Kelincahan
perusahaan. Dalam mengimplementasikan sistem ERP dapat menghilangkan perbedaaan
budaya antara departemen, sehingga data dapat diintegrasikan. Dan menghilangkan
dinding department dan fungsi berbagai proses bisnis, sistem informasi dan
sumberdaya informasi sehingga menghasilkan struktur organisasi.
5. Sistem
Terintegrasi. Sistem ERP menawarkan sistem terintegrasi dalam perusahaan,
sehingga proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif dan
efisien
6. Sistem
ERP menjamin seluruh aktivitas dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah
ditetapkan misalnya fungsi pembelian harus melalui perhitungan perencanaan
kebutuhan barang setelah itu order pembelian kemudian peneriamaan barang
selanjutnya peengakuan hutang. Dengan demikian seluruh aktivitas dapat berjalan
effisien dan effektif
7. Sistem
ERP mengendalikan seluruh proses bisnis dengan menggabungkan seluruh aktivitas
masing-masing departemen dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan sistem
yang terintegrasi dapat dihindari kebocoran, pemborosan, penyalahgunaan sumber
daya perusahaan dan alokasi sumber daya yang tidak tepat.
1.3 Sistematika Penulisan
Penulisan karya ilmiah ini dijabarkan dalam
empat bab yang terdiri dari:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Bab pertama ini menguraikan latar belakang
penulisan Karya ilmiah, ruang lingkup yang berisi batasan pembahasan yang
terdapat di dalam topik ini, tujuan dari penulisan dan manfaat apa saja yang
diharapkan, metodologi pembuatan karya ilmiah, dan sistematika penulisan yang
digunakan yang penulis gunakan.
BAB 2 : LANDASAN TEORI
Bab kedua
menguraikan mengenai pembahasan konsep dan landasan teori yang terbagi dalam
teori-teori umum dan teori-teori khusus yang berhubungan dengan topik yang
dibahas sebagai landasan dalam penulisan karya ilmiah Enterprise Resource Planning
ini.
BAB 3 : PEMBAHASAN
Bab ketiga menguraikan mengenai
pembahasan topik yang kami sajikan, di bab ketiga ini kami juga menjelaskan hasil
penelitiian kami secara detail agar bisa dimengerti oleh pembaca
BAB 4 : KESIMPULAN DAN
SARAN
Bab keempat merupakan bab penutup yang
berisi kesimpulan dan saran yang telah diperoleh penulis dari hasil penelitian
sesuai dengan topik yang diangkat, serta berisi saran-saran terhadap pihak yang
terkait untuk manfaat dari sistem ERP bagi perusahaan.